WIJAYA ALUSTI PUTRI PRAMESWATI
ENJOY DI JALUR
DANGDUT
SUKA dangdut
sejak kelas 3 SD, namun Wijayani Alusti Putri Prameswari baru berani manggung
tiga tahun belakangan ini.
Awalnya mengaku kurang percaya diri. Kendati demikian,
begitu naik panggung beberapa kontes nyanyi dia juarai.
Sulung tiga saudara anak pasangan Hadi Priyono dan Siti Nur
Hofifah, baru-baru ini berhasil meraih juara pertama di ajang kontes dangdut
bertajuk Jember Idol. Sebuah lomba pencarian bakat penyanyi dangdut
se-Kabupaten Jember.
Menurut alumni SMA Bima Ambulu itu, dangdut bukan hanya adu
goyangan. Karena sejatinya, menyanyi dangdut harus berani perang kualitas
suara. Terlebih saat perlombaan dangdut yang dihelat di Tamara Resto. “Karena
sat itu, festival dangdut merebutkan juara trofi,” katanya.
Bagi Alusti, setiap lagu dangdut memiliki pesan moril
tersendiri. Terlebih lagu klasik yang dia andalkan untuk tampil di panggung
perlombaan. “ Jadi tidak sekedar menyanyi . harus tau perasaanya, kemudian
menyampaikan pesannya dalam nada,” terangnya.
Sehingga, perempuan kelahiran Desa Karanganyar , Ambulu, 20
tahun silam itu merasa tidak pernah canggung meski harus manggung di depan
orang penting, seperti bupati sekali pun. Sebab setiap berangkat dari rumahnya,
dia mengawali langkahnya dengan semangat meniti karir melalui jalan yang sopan.
Kemudian, dandut bukan lagi hobi. Juga tidak cukup sekedar
untuk menghibur orang. Karena dangdut baginya, sebuah masa depan yang harus di
taklukkan. “Mampu menaklukkan, sama dengan merangkul keberhasilan,” pungkasnya.
Meski sudah menjadi langganan juara kontes nyanyi dangdut,
namun dia terus belajar supaya bisa naik level. Tentu, ingin mengikuti jejak
artis dangdut seniornya, seperti Intan,Vita dan Nuril, yang sukses di panggung
D’Academy. (rul/cl/hdi)
Sumber : JP-RJ- Sabtu 28 OKTOBER 2017

Komentar
Posting Komentar